Seringkali aku menanyakan kepada Tuhan. Tentang kamu, tentang kita, tentang masa depan. Pun masih sama, semua masih ada dalam sebuah kotak rahasia. Aku tidak tau kapan rahasia itu akan terbuka. Namun aku selalu percaya, Tuhan mengatur semua tepat pada waktunya. Aku percaya Tuhan tidak pernah menutup mata dan telinga. Itu sebabnya aku tidak pernah berhenti untuk berusaha dan berdoa. Demi apa yang kita sebut bahagia, aku mengucapnya didalam doa-doa. Suatu hari nanti, kita akan sama-sama mengerti. Pada saat hari itu tiba, yang tersisa dari kita bukan lagi tanya, melainkan bahagia.
Perihal mencintaimu, biarkan itu menjadi urusan Tuhan dengan aku.
Sedangkan perihal kita, percaya saja tulang rusuk tidak akan pernah tertukar pasangannya.
Suatu hari nanti, kita akan sama-sama mengerti. Pada saat hari itu tiba, yang tersisa dari kita bukan lagi tanya, melainkan bahagia. Dimanapun keberadaanmu, kumohon jangan mengutuk apapun kepada waktu juga rindu. Dari kejauhan, aku memelukmu dengan doa-doa baikku. Sampai jumpa pada pertemuan kita yang saat ini sedang diatur oleh Tuhan. Aku menunggumu, aku menujumu.