Sabtu, 14 Januari 2023

Waktu dan Rindu

Seringkali aku menanyakan kepada Tuhan. Tentang kamu, tentang kita, tentang masa depan. Pun masih sama, semua masih ada dalam sebuah kotak rahasia. Aku tidak tau kapan rahasia itu akan terbuka. Namun aku selalu percaya, Tuhan mengatur semua tepat pada waktunya. Aku percaya Tuhan tidak pernah menutup mata dan telinga. Itu sebabnya aku tidak pernah berhenti untuk berusaha dan berdoa. Demi apa yang kita sebut bahagia, aku mengucapnya didalam doa-doa. Suatu hari nanti, kita akan sama-sama mengerti. Pada saat hari itu tiba, yang tersisa dari kita bukan lagi tanya, melainkan bahagia.

Perihal mencintaimu, biarkan itu menjadi urusan Tuhan dengan aku.

Sedangkan perihal kita, percaya saja tulang rusuk tidak akan pernah tertukar pasangannya.


Suatu hari nanti, kita akan sama-sama mengerti. Pada saat hari itu tiba, yang tersisa dari kita bukan lagi tanya, melainkan bahagia. Dimanapun keberadaanmu, kumohon jangan mengutuk apapun kepada waktu juga rindu. Dari kejauhan, aku memelukmu dengan doa-doa baikku. Sampai jumpa pada pertemuan kita yang saat ini sedang diatur oleh Tuhan. Aku menunggumu, aku menujumu.

Jumat, 13 Januari 2023

IKLIM KELAS

Dilihat dari peranan guru sebagai seorang pendidik, pembimbing, pelatih, dan pemimpin yang dapat menciptakan iklim kelas yang menarik, aman, nyaman dan kondusif, keberadaanya di tengah-tengah siswa dapat mencairkan suasana kebekuan, kekakuan dan kejenuhan belajar yang terasa berat diterima oleh para siswa. 

Iklim kelas yang tidak kondusif akan berdampak negatif terhadap proses pembelajaran dan sulitnya tercapai tujuan pembelajaran, siswa akan merasa gelisah, resah, bosan dan jenuh. Sebaliknya, dengan iklim kelas yang kondusif dan menarik dapat dengan mudah mencapai tujuan pembelajaran, dan proses pembelajaran yang dilakukan menyenangkan bagi peserta didik. 

Iklim kelas adalah suasana dan kondisi kelas dalam hubungannya dengan kegiatan pembelajaran. Iklim kelas merupakan suasana yang ditandai oleh adanya pola interaksi atau komunikasi antara guru-siswa, siswa-guru dan siswa-siswa. 

Maka dari itu tugas guru yang paling utama adalah mengkondisikan lingkungan belajar mengajar agar menunjang terjadinya perubahan perilaku bagi peserta didik.

Kamis, 12 Januari 2023

Hari ini gimana?

Menjejaki hidup dalam ekosistem yang selalu menuntut ini itu, begini begitu. Sedangkan mereka yang mendominasi dunia, bahkan sebenarnya gatau apa-apa soal perjuangan (kita). Cuma bisa mengomentari tanpa memberi solusi. Cuma bisa melempar gugatan tanpa disertai penyelesaian. Kapan kira- kira bisa menyadarkan mereka? Bahwa ga semua orang memiliki jalan hidup linier, lurus, mulus, dan ideal. 


Dari buku la Tahzan karya Dr. 'Aidh Al-Qarni beliau mengatakan 

“Bersikaplah laksana batu cadas; tetap kokoh berdiri meski diterpa butiran-butiran salju yang menderanya setiap saat, dan ia justru semakin kokoh karenanya”.


Artinya, jika kamu merasa terusik dan terpengaruh oleh kritikan atau cemoohan mereka, berarti kamu telah meluluskan keinginan mereka untuk mengotori dan mencemarkan kehidupan kamu. Padahal, yang terbaik 

adalah menjawab atau merespon kritikan mereka dengan menunjukkan versi yang baik. Acuhkan saja mereka, dan jangan pernah merasa tertekan 

oleh setiap upadaya mereka untuk menjatuhkan kamu. Sebab, kritikan mereka yang menyakitkan itu pada hakekatnya merupakan ungkapan 

penghormatan untuk kamu. Yakni, semakin tinggi derajat dan posisi yang kamu duduki, maka akan semakin pedas pula kritikan itu.


Dan kamu tak usah kaget, bila orang yang kamu beri tongkat untuk menggiring domba gembalaannya justru memukulkan tongkat itu ke 

kepala kamu. 

Selasa, 10 Januari 2023

Senyum dulu!

Sederhananya rasa bahagia dan kecewa sudah ditentukan kadarnya masing-masing dalam hidup, tak ada yang lebih besar salah satu, keduanya telah diatur dalam komposisi yang benar-benar menyatu. Apa yang kamu sedihkan hari ini? Bukankah esok kebahagiaan sudah dijanjikan datang lagi?

Wajar bila kamu sakit, wajar bila kamu jatuh, wajar bila kamu dicerca dan wajar bila kita menerima itu semua. Sebab kita adalah manusia, dan tak apa sesekali untuk tidak baik-baik saja.

Esok kamu lebih tegar dari yang sebelumnya, esok malam bintang akan tampak lebih indah dari biasanya. Tak apa, mengeluh saja sesuai mau mu, itu sebabnya aku, kamu dan kita semua diciptakan sebagai makhluk yang sigap menerima pilu.

Bila kamu bahagia nanti, jangan lupa untuk bersyukur dan tetap membumi. Tanah tetap tak akan terbang terlalu tinggi dan tanah juga tak akan jatuh terlalu rendah, tetap di tengah; ketentuan baik dan buruk akan selalu ada dimana pun tahapan hidupmu berada.

Hey…

Aku memang tidak mengerti benar seberat apa hari yang kamu jalani, aku pun tidak mengerti benar kecewa apa yang sedang kamu coba maklumi. 

Tapi, semoga seburuk dan seberat apapun jalannya, percaya bahwa Allah itu Maha Baik selalu ada dalam hati yang kamu punya. Setidaknya percaya bahwa setiap masalah yang ada pasti punya tujuan baiknya. Entah itu untuk mendewasakan atau untuk mengajari sesuatu. 

Yuk semangat, nanti hal hal baiknya akan mengikuti.

  اللَّهُمَّ لاَ سَهْلَ إِلَّا مَا جَعَلْتَهُ سَهْلًا وَأَنْتَ تَجْعَلُ الْحَزْنَ إِذَا شِئتَ سَهْلاً Mengiklaskan rasa sakit yang ga pernah...