Kamis, 12 Januari 2023

Hari ini gimana?

Menjejaki hidup dalam ekosistem yang selalu menuntut ini itu, begini begitu. Sedangkan mereka yang mendominasi dunia, bahkan sebenarnya gatau apa-apa soal perjuangan (kita). Cuma bisa mengomentari tanpa memberi solusi. Cuma bisa melempar gugatan tanpa disertai penyelesaian. Kapan kira- kira bisa menyadarkan mereka? Bahwa ga semua orang memiliki jalan hidup linier, lurus, mulus, dan ideal. 


Dari buku la Tahzan karya Dr. 'Aidh Al-Qarni beliau mengatakan 

“Bersikaplah laksana batu cadas; tetap kokoh berdiri meski diterpa butiran-butiran salju yang menderanya setiap saat, dan ia justru semakin kokoh karenanya”.


Artinya, jika kamu merasa terusik dan terpengaruh oleh kritikan atau cemoohan mereka, berarti kamu telah meluluskan keinginan mereka untuk mengotori dan mencemarkan kehidupan kamu. Padahal, yang terbaik 

adalah menjawab atau merespon kritikan mereka dengan menunjukkan versi yang baik. Acuhkan saja mereka, dan jangan pernah merasa tertekan 

oleh setiap upadaya mereka untuk menjatuhkan kamu. Sebab, kritikan mereka yang menyakitkan itu pada hakekatnya merupakan ungkapan 

penghormatan untuk kamu. Yakni, semakin tinggi derajat dan posisi yang kamu duduki, maka akan semakin pedas pula kritikan itu.


Dan kamu tak usah kaget, bila orang yang kamu beri tongkat untuk menggiring domba gembalaannya justru memukulkan tongkat itu ke 

kepala kamu. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

  اللَّهُمَّ لاَ سَهْلَ إِلَّا مَا جَعَلْتَهُ سَهْلًا وَأَنْتَ تَجْعَلُ الْحَزْنَ إِذَا شِئتَ سَهْلاً Mengiklaskan rasa sakit yang ga pernah...